Abakus
Ibn Sîrîn: Melihat abakus dalam mimpi menandakan tatanan sosial, keharmonisan, dan kelurusan; hal itu juga mencerminkan keadaan dan perilaku orang yang bersangkutan. Abakus yang rangka dan manik-maniknya berada dalam kondisi baik, berfungsi sebagaimana mestinya, serta mengeluarkan aroma yang harum, menunjukkan kelurusan dan akhlak baik orang tersebut. Jika abakus itu tampak kotor, berminyak, dan sulit digunakan, hal ini menunjukkan buruknya pengelolaan kehidupan dan urusan, makanan yang tidak higienis, atau berkurangnya nilai harta. Abakus juga ditafsirkan sebagai anak, murid, guru, atau hakim yang beradab. Melihat diri sendiri berubah menjadi abakus dalam mimpi menunjukkan penyakit atau malapetaka; kesabaran, keridaan, dan berserah diri kepada Allah menunjukkan balasan yang berlimpah.
Makna Positif
Ia memberi kesadaran sejak dini; orang tersebut melihat risiko sebelum membesar dan dapat memilih jalan yang lebih kokoh.
Makna Bayangan
Kelalaian, ketergesaan, orang yang tidak dapat dipercaya, atau perilaku tak terkendali dapat memperbesar kesulitan.
Saran
Dalam penafsirannya, tema makna umum serta intuisi batin, suasana emosional dalam mimpi, dan bagaimana simbol tersebut berakhir di dalam mimpi perlu dinilai bersama-sama.