Bertemu Kembali
Menyambung tali silaturahmi (mengunjungi kerabat), menjumpai bulan Ramadan, dan bertemu kembali dengan orang-orang baik menandakan kebaikan, sedangkan bertemu kembali dengan orang-orang jahat menandakan keburukan.
Melihat orang-orang saling bertemu kembali dalam mimpi ditakwilkan sebagai ibadah. Barang siapa melihat dalam mimpi bahwa ia bertemu kembali dengan seseorang yang telah lama tidak dijumpainya, maka ia akan menerima kabar gembira yang telah dinantikannya; bertemu kembali dengan seorang musafir yang datang dari jauh menandakan kesembuhan dari penyakit; dan melihat dirinya bertemu kembali dengan seseorang yang tidak dicintainya lalu memeluknya menandakan bahwa ia menghabiskan waktunya dalam kebiasaan-kebiasaan buruk.
Menurut riwayat lain, saling bertemu kembali dalam mimpi menandakan memelihara tali silaturahmi dan berpuasa. Menjumpai para ulama dan orang-orang dungu menandakan memelihara persahabatan, menepati janji, atau mendekat kepada seorang penguasa karena sesuatu yang disukainya, sesuai kadarnya. Bertemu kembali dengan orang yang mengikuti bidah menandakan bahwa urusan dunia dan agamanya akan rusak, serta bahwa ia akan menyia-nyiakan waktunya dalam permainan dan hal-hal yang sia-sia.
Makna Positif
Dengan sudut pandang yang tepat, ini dapat berarti pulihnya keseimbangan, penyembuhan, dan tumbuhnya pemahaman baru.
Makna Bayangan
Ketidakpastian, keraguan, atau kecenderungan memikul beban berlebihan dapat terlihat.
Saran
Dalam penafsirannya, tema keberhasilan dan reputasi, kerja dan tanggung jawab, kesehatan dan tubuh serta tanda-tanda spiritual, suasana emosional dalam mimpi, dan bagaimana simbol tersebut berakhir di dalam mimpi perlu dinilai bersama-sama.