Kamus Arti Mimpi / M / Madinah yang Bercahaya
Madinah yang Bercahaya
Mengunjungi Madinah, tempat junjungan kita Muhammad, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau, berdiam, senantiasa menandakan kebaikan dan kesalehan. Melihat diri sendiri berdiri di hadapan salah satu pintu Masjid Nabi atau di hadapan pintu Hujrah Sa‘adah lalu bertobat menandakan bahwa tobatnya akan diterima; melihat cahaya memancar dari makam beliau yang mulia menandakan bahwa seseorang akan memperoleh kemuliaan dalam agamanya.
Melihat diri sendiri dalam mimpi berada di antara makam Nabi kita, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau, dan mimbar menandakan bahwa seseorang akan termasuk golongan penghuni surga. Melihat makam beliau yang mulia berada di rumah sendiri merupakan pertanda kebaikan besar, seperti memperoleh syafaat junjungan kita Nabi, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau.
Melihat diri sendiri menyapu Hujrah Mulia dalam mimpi menandakan menjadi bahagia di dunia dan akhirat; melihat diri sendiri mencucinya menandakan bahwa seluruh doa seseorang telah diterima. Melihat diri sendiri duduk dengan membelakangi Hujrah Sa‘adah menandakan telah berpaling dari Sunnah yang mulia dan terhalang darinya.
Melihat diri sendiri berpegangan pada kisi-kisi makam Nabi kita, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau, seraya menangis menandakan memperoleh syafaat beliau, menjadi bahagia, mendapatkan kelapangan, dan kegembiraan. Pergi ke Madinah yang Bercahaya dalam mimpi menandakan bahwa seseorang sedang menuju petunjuk. Melihat Tempat Suci Nabi dipenuhi cahaya menandakan rezeki yang indah dan penuh keberkahan.
Melihat dan mendengar khotbah disampaikan dari mimbar tempat suci menandakan berpegang teguh pada wasiat junjungan kita Nabi, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau, serta mengikuti Sunnah yang mulia; salat di tempat suci menandakan bahwa pahala seseorang akan bertambah dan pintu-pintu surga akan dibukakan.
Menurut riwayat lain: Jika seseorang melihat Madinah yang Bercahaya dalam mimpi lalu turun ke sana, hal itu menandakan bahwa kebaikan akan terwujud baginya dalam agama dan dunia. Jika seseorang melihat dalam mimpi bahwa ia berdiri di pintu Tempat Suci yang Mulia atau di pintu Hujrah Sa‘adah di Madinah yang Bercahaya, hal itu menandakan bahwa ia akan bertobat dan diampuni.
Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa melihat Madinah dalam mimpi mencakup keamanan, ampunan, rahmat, keselamatan, terbebas dari kesedihan, dan penghidupan yang menyenangkan.
Tafsir mimpi Islam: Melihat atau memasuki Madinah, kota bercahaya milik Nabi kita, semoga selawat dan salam tercurah atas beliau, sejalan dengan datangnya banyak kebaikan dan kebajikan yang berkaitan dengan agama maupun dunia. Melihat Madinah menandakan penghidupan yang menyenangkan, keamanan dan ketenteraman, rahmat dan ampunan, serta terbebas dari kesedihan dan keadaan-keadaan lain yang menyusahkan. Bagi seseorang yang berhijrah dari suatu tempat, Madinah membawa tercapainya kebaikan dan keberkahan di sana. Melihat diri sendiri dalam mimpi berada di pintu Masjid Nabi atau di hadapan Hujrah Sa‘adah menandakan tobat.
Makna Positif
Dapat dibaca sebagai pertanda kelapangan, datangnya dukungan, bertambahnya semangat, atau perkembangan yang membuahkan hasil.
Makna Bayangan
Meremehkan peluang, terlena pada kenyamanan, atau terlambat bertindak dapat mengurangi pengaruh positifnya.
Saran
Dalam penafsirannya, tema tanda-tanda spiritual, keberhasilan dan reputasi, kerja dan tanggung jawab serta rumah dan lingkungan, suasana emosional dalam mimpi, dan bagaimana simbol tersebut berakhir di dalam mimpi perlu dinilai bersama-sama.