Surah al-Qāri‘ah
Barang siapa membaca Surah al-Qāri‘ah dalam mimpi, atau mendengar orang lain membacanya, maka pahalanya akan berbobot berat pada timbangan. Kesudahannya akan mencapai kebaikan. Ia akan dikenal di tengah manusia sebagai orang yang terpandang. Ia akan menjadi kuat dalam agamanya dan diterima di sisi Allah (Mahasuci dan Mahatinggi Dia).
Menurut riwayat lain: Melihat diri sendiri membaca Surah al-Qāri‘ah, atau sebagian darinya, dalam mimpi merupakan pertanda kegembiraan dan kabar gembira, serta memiliki ketakwaan dan ketekunan dalam beribadah.
Menurut pernyataan Ibnu Sirin, pahala orang yang membaca surah ini dalam mimpinya, atau melihat dirinya telah membacanya, akan berbobot berat dalam timbangan.
Kirmani berkata: Ini merupakan pertanda bahwa engkau akan menemui jalan buntu dalam urusanmu, tetapi kemudian urusanmu akan membaik.
Ja‘far al-Sadiq berkata: Ia akan menjadi terpandang di mata manusia.
Menurut Abd al-Ghani, orang yang bermimpi itu akan menjadi seorang yang religius dan tekun beribadah.
Barang siapa melihat dirinya membaca Surah al-Qāri‘ah dalam mimpi, ia akan memiliki ketakwaan dan tekun beribadah, serta akan menerima kabar yang menggembirakan dan membahagiakan.
Penulis: Ini menandakan bahwa amal-amal baikmu akan berbobot lebih berat pada timbangan Hari Kiamat.
Makna Positif
Dapat dibaca sebagai pertanda kelapangan, datangnya dukungan, bertambahnya semangat, atau perkembangan yang membuahkan hasil.
Makna Bayangan
Meremehkan peluang, terlena pada kenyamanan, atau terlambat bertindak dapat mengurangi pengaruh positifnya.
Saran
Dalam penafsirannya, tema tanda-tanda spiritual, kehidupan emosional, kerja dan tanggung jawab serta rumah dan lingkungan, suasana emosional dalam mimpi, dan bagaimana simbol tersebut berakhir di dalam mimpi perlu dinilai bersama-sama.